Jenis-jenis Cinta

Cinta, ternyata memiliki beberapa macam atau jenis dalam penjabarannya. Cinta sendiri, memiliki kekuatan kompleks dalam sejumlah urusan emosional, kognitif, dan sosial. Ketika kita mencintai seseorang, kita akan merasa gairah secara emosional.

Kita juga memiliki serangkaian pemikiran akan orang tersebut. Pengalaman kita sebelumnya akan cinta, juga membantu pemikiran (gagasan) akan apa yang diharapkan dalam sebuah hubungan. Jika kamu percaya akan cinta pada pandangan pertama, maka itu bisa saja dialami.  

Jenis-jenis cinta ini, menggambarkan cinta yang kamu miliki, diantaranya:

1. Eros

Eros, lebih ke romantis seperti dongeng. Jadi, jenis cinta ini melihat keindahan fisik adalah yang utama. Ketertarikan disini, sangat kuat sekali dan langsung. Bagi yang suka jenis cinta ini, akan merasakan dorongan yang mendesak dalam memperdalam hubungan secara emosional dan fisik.

2. Storge

Jenis cinta ini, lebih stabil dan berkomitmen dalam menjalin hubungan. Mereka lebih menghargai persahabatan, kedekatan secara psikologis, dan kepercayaan. Hubungan cinta ini, dapat tumbuh dari persahabatan sehingga bisa menyelinap di antara mereka.

3. Ludus

Ludus, adalah jenis cinta yang lebih memandang cinta sebagai sebuah permainan yang ingin dimainkan dengan tujuan agar menang. Bisa jadi, ini menjadi permainan yang melibatkan banyak pemain. Disini, kita merasa nyaman dengan penipuan dan manipulasi dalam hubungan.

4. Pragma

Jenis cinta ini lebih melihat logika. Disini, logika digunakan untuk menentukan kecocokan dan prospek masa depan. Pendekatan dengan orang tetap pakai perasaan, tetapi mereka lebih mementingkan calon pasangannya apakah sesuai kebutuhan.

5. Mania

Mania, adalah jenis cinta yang obesif. Jadi, orang yang masuk ke jenis ini, lebih bergantung pada perasaan dan membutuhkan kepastian yang cukup konstan dalam suatu hubungan. Seseorang dengan jenis cinta ini, lebih mengalami puncak kegembiraan dan palung kesedihan.

Baca Juga  Arti Mencintai dan Dicintai

6. Agape

Jenis cinta ini, lebih ke pribadi yang suka memberi maupun peduli (fokus kepada kebutuhan pasangan). Jenis cinta ini, dianggap cinta tanpa pamrih dan tanpa syarat. Pasangan ini, akan mencintai kita apa adanya. Mereka akan sangat menghargai kita lewat tindakan, dan kebaikan yang ia miliki.

7. Philautia

Jenis cinta ini, harus dipraktikkan oleh setiap orang. Jenis cinta ini sering kita dengar sebagai self love. Ternyata, jenis cinta ini penting karena dengan begitu bisa mencintai orang lain dengan baik. Saat kita bisa mencintai diri sendiri, maka kita bisa menemukan cinta sejati.

8. Philia

Philia, adalah jenis cinta yang bersifat platonik (cinta kasih sayang) terhadap teman-teman. Rasa cinta ini, menumbuhkan persahabatan dengan orang-orang tertentu. Persahabatan, bisa bertahan lama pada kehidupan manusia. Cinta ini juga dianggap sebagai bentuk paling murni (tidak melibatkan keintiman).

Kebenaran akan Cinta

Rasa cinta, seiring waktu akan berubah dan bersifat dinamis. Pada awal hubungan, mungkin kita merasa tidak sabar untuk bertemu pasangan. Disini, kita akan bersemangat dalam pertemuan yang ada. Perasaan memabukkan ini, yang dikaitkan dengan perasaan jatuh cinta.

Ini, merupakan ciri khas dari cinta romantis dan di hampir interaksi yang ada emosi intens ini tidak berkelanjutan. Perasaan ini akan memudar selama berbulan-bulan hingga beberapa tahun. Perasaan tersebut akan digantikan oleh hubungan yang lebih dalam.

Hal ini, dilakukan jika pasangan tersebut tumbuh untuk benar-benar mengenal satu sama lain. Jadi, tahap ini lebih ke serius atau (companionate love) dan dapat bertahan seumur hidup (atau lebih). Banyak yang belum menyadari, bahwa evolusi dari cinta romantis ke companionate love adalah normal.

Baca Juga  Arti Cinta dalam Psikologi

Jadi, jenis cintamu yang mana? Pastikan tidak hanya satu jenis cinta, dan milikilah jenis cinta yang penting sesuai penjelasan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *