Mencintai dan dicintai adalah dua hal berbeda, tetapi intinya sama tentang cinta. Bedanya, di perspektif dan aksi sehingga memunculkan perlakuan yang berbeda, untuk responnya juga berbeda. Mencintai atau dicintai, terserah kita pilih yang mana terpenting ingat konsekuensi.
Arti sendiri dalam mencintai maupun dicintai juga berbeda, karena perlakuan objek dan subjek berbeda. Sebagai seorang manusia, kita tidak bisa terhindar dari yang namanya cinta. Karena makhluk sosial, butuh akan hal itu. Untuk lebih lanjutnya, bisa kita simak berikut ini!
Arti tentang Cinta itu sendiri
Arti cinta menurut pakar psikologi, ilmu, maupun orang lain berbeda-beda tergantung perspektif. Kehidupan cinta, tidak sesederhana yang dibayangkan dan dalam pengaplikasiannya disesuaikan dengan cerita masing-masing.
Setiap orang juga mengartikan cinta dengan cara yang berbeda, tetapi perasaan cinta sama atau identik dengan yang lain. Terhubung secara emosional pasti yah, karena berkaitan dengan emosi atau perasaan. Macam-macam perasaan ada disitu.
Seperti diulas sebelumnya, bahwa adanya mencintai dan dicintai merupakan hal yang berbeda. Macam-macam dan jenis-jenis cinta sendiri juga berbeda. Tinggal kita menempatkannya dimana, sesuai kebutuhan. Pastinya, ini berkaitan dengan membahagiakan dan dibahagiakan orang lain.
Arti Mencintai
Mencintai, adalah kita mencintai seseorang dengan memulai aksi dulu secara emosiaonal entah melalui pendekatan atau hal-hal yang lain. Disini, kita tidak hanya memikirkan diri sendiri tapi orang lain yang kita cintai. Secara tidak langsung, kamu akan memikirkan hal itu.
Efek dari mencintai, kita lebih perhatian kepada orang yang kita cintai di semua hal. Mulai dari perasaannya, apa yang ia lakukan, ia sukai, dan lain sebagainya. Intinya kamu lebih perhatian dari sebelumnya, tidak seperti perhatian ke orang biasanya.
Saat kita menunggu kabarnya entah lewat story atau lain sebagainya berarti kita antusias untuk tahu kehidupannya dan ini masuk ke dalam perhatian. Selain itu, ingin bertemu dengannya juga termasuk sudah pada tahap atau fase mencintai.
Arti Dicintai
Saat kita merasa ada orang yang effort atau perhatian akan apa yang kita lakukan dan dia mengusahakan untuk membantu maupun memberikan perhatian berarti dia bisa saja mencintai kita. Kita, bisa saja berada di tahap dicintai seseorang.
Kamu mungkin risih atau senang tergantung pada pola pikir dan perasaanmu. Jika yang mencintai kamu adalah orang yang kamu cinta pasti kamu suka. Tetapi berbeda, jika kamu dicintai oleh orang yang berbeda atau tidak kamu suka bagaimana? Pastikan kamu pikir matang akan hal ini.
Karena ada kalanya kita menghargai orang yang mencintai kita karena effornya atau pembuktiannya. Jika dirasa valuenya bagus dan pas untuk kita kenapa tidak? Berikan kesempatan karena orang yang kamu cintai belum tentu seeffort orang yang mencintaimu sekarang.
Semakin Dewasa
Semakin dewasa, kamu akan paham bahwa mencintai dan dicintai bukanlah hal dasar. Maksudnya adalah saat kita mencintai atau dicintai hal yang dipertimbangkan lagi adalah bukan perasaan sebagai faktor utama dalam menentukan pendamping hidup.
Tapi kecocokan dalam kebersamaan dan se-visi misi. Bagaimana tidak? Jika hidup hanya mengandalkan cinta saja, maka cinta akan ada masa kadaluarsanya. Hal yang membuat bertahan adalah bisa membersamai dan saling pengertian. Sabar dalam rumah tangga.
Karena menyatukan 2 karakter yang berbeda, membuat kita harus bisa mengambil kesepakatan bersama dalam hidup. Saat semua sirna, maka yang mengingatkan kita adalah komitmen dan awal pernikahan dulu janjinya seperti apa.
Membahas tentang Penerimaan Orang
Bagi yang memiliki prinsip bahwa kita hanya mencintai atau menerima cinta orang lain yang kita cinta memang sulit. Karena pada masanya kita akan paham, bahwa prinsip itu tidak berlaku di masa dewasa apalagi jika prinsip itu tidak didukung oleh perasaan dan orang yang ada.
Jika orang yang mencintai kita atau kita dicintai oleh orang yang kita suka (saling cinta), fine-fine saja jika kedepannya sama-sama cocok. Jika untuk ke jenjang yang lebih serius cocok maka bisa jadi diteruskan. Semua tergantung pada keyakinan dan pola pikirmu.
Penerimaan seseorang yang masuk ke dalam hidup kita memang sulit, karena berkaitan dengan perasaan dan aksi nantinya. Orang yang mempunyai prinsip di kalimat pertama tadi memang sudah berpikir setidaknya cocok untuk kedepannya. Tetapi, jika kenyataan tidak seperti itu bagaimana?
Kita harus menyiapkan hal terburuk sekalipun dan ingat logika. Sebenarnya simpel, hanya saja kita dipikir rumit oleh yang namanya perasaan. Karena ingat bro, perasaan tidak sesimpel logika. Pastikan, kita selalu ingat Allah untuk dibantu dalam menentukan keputusan. Good luck.