Hubungan Toxic: Ketahui Pengertian, Ciri-ciri, dan Dampaknya

Memiliki pasangan memang impian banyak orang sehingga rasanya hidup kurang lengkap jika tidak sedang menjalin hubungan dengan orang lain. Meskipun begitu, terdapat salah satu jenis hubungan yang tidak disukai semua orang, yaitu hubungan toxic.

Hubungan toxic atau biasa disebut sebagai toxic relationship adalah hubungan ketika salah satu pihak diperlakukan secara tidak adil, direndahkan hingga sering menjadi sasaran amukan pasangannya. Tidak jarang korban hubungan ini menderita kerugian harta, mental bahkan hingga fisik.

Meskipun hubungan toxic erat dikaitkan dengan hubungan sepasang kekasih, namun hal ini juga bisa terjadi di dalam hubungan pertemanan.

Ciri-ciri Hubungan Toxic

1. Pasangan Suka Mengatur

Salah satu ciri yang sangat kentara ketika seseorang sedang menjalani hubungan toxic adalah sering diatur oleh pasangan. Pasangannya akan terlalu mengatur hal-hal apa saja yang harus dilakukan meskipun hal tersebut tidak cocok dengan keinginan si korban.

2. Tidak Dapat jadi Diri Sendiri

Ada kalanya menuruti pasangan memang tidak ada salahnya, namun jika hal tersebut harus terjadi terlalu sering, maka Anda tidak akan bisa jadi diri sendiri. Hal ini akan merampas kebahagiaan Anda dan membuat hubungan menjadi tidak sehat alias toxic. Malah, hal ini bisa menjadi semakin parah pasangan naik pitam.

3. Pasangan tidak Memberi Dukungan

Masing-masing pribadi tentu memiliki cita-cita sendiri sehingga selama hal tersebut memiliki tujuan yang baik, maka layak untuk mendapatkan dukungan. Namun, pada hubungan toxic, pencapaian pasangan yang lebih tinggi bisa dianggap sebagai sebuah penghinaan sehingga ia tidak ingin Anda berkembang.

4. Pasangan yang Mudah Curiga

Curiga dan cemburu merupakan reaksi yang wajar ketika seseorang sedang menjalin hubungan dekat dengan seseorang terlebih jika hanya memiliki sedikit waktu bersama. Namun, jika dua hal tersebut terjadi terlalu sering, maka reaksi tersebut bukan lagi termasuk wajar.

Baca Juga  Menemukan Bagaimana Tren Hubungan Digital akan Berkembang di 2024

5. Suka Berbohong

Dalam perkara apapun, kejujuran adalah hal yang sangat diperlukan, termasuk dalam menjalin sebuah hubungan. Meskipun ada kalanya seseorang perlu memiliki privasi tersendiri, tidak dibenarkan jika ia sering berbohong pada pasangannya.

6. Kerap Melakukan Kekerasan

Kekerasan merupakan hal yang tidak dapat diterima ketika sedang mengalami masalah. Maka dari itu, sebelum menjalin sebuah hubungan, ada baiknya untuk memastikan bahwa pasangan memiliki pengendalian emosi yang baik.

Dampak Hubungan Toxic

Dalam hubungan apapun, baik bisnis, pertemanan hingga suami-istri, masing-masing pihak yang terlibat harus dapat memberikan keuntungan. Jika masing-masing pihak berupaya saling menguntungkan satu sama lain, maka hubungan akan terjalin awet dan bahagia.

Sayangnya, banyak orang yang sedang menjalani hubungan toxic tidak sadar jika hubungannya sedang tidak sehat. Beberapa orang lainnya malah sudah menyadari namun memilih untuk bertahan karena terlalu sayang atau sudah menjalin hubungan sangat lama.

Padahal, hubungan semacam ini bisa membuat korbannya merasa rendah diri, kecil hati hingga menyebabkan gangguan mental. Malah, dampak psikologis tersebut bisa merambat ke penyakit serius seperti jantung atau gangguan psikosomatik.

Itulah penjelasan kami mengenai hubungan toxic, mulai dari pengertian hingga dampak negatifnya.

Semoga bermanfaat dan nantikan artikel kami selanjutnya!

Penulis: Luthfi Anggoro Wibowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *