Ternyata menikah bukan jaminan pasangan tidak berselingkuh. Sebaiknya malah bisa jadi kesempatan pasanganmu untuk bermain belakang. Tidak terkecuali suami ataupun istri. Semua punya kesempatan yang sama.
Apa yang harus kamu lakukan jika menduga pasangan berselingkuh? Ada banyak yang bisa dilakukan. Namun jangan sekali-kali mengambil keputusan untuk pura-pura tidak tahu. Bukan bikin tenang, malah jadi stress.
Selingkuh, Membawa Perpisahan
Tak sedikit pasangan yang berpisah karena karena masalah perselingkuhan. Entah sang suami main serong dengan pacarnya ketika SMA atau kuiah atau istri yang berselingkuh dengan rekan kerja di kantor.
Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang berani mengkhianati pasangannya. Mulai dari sudah tak cinta lagi hingga mencari tantangan. Banyak yang beranggapan jika selingkuh terjadi saat rumah tangga jalan 5 atau 6 tahun.
Benarkah begitu? Nyatanya tidak. Di beberapa forum internet, sejumlah pasangan bercerita jika mereka sudah berselingkuh bahkan saat usia pernikahan baru menginjak satu tahun atau kurang.
Kasus-kasus, Perselingkuhan
Bahkan ada salah seorang aktor dan penyanyi Tanah Air (tak perlu lah ya di sebutkan namanya), mengaku terang-terangan berselingkuh dari istrinya saat usia pernikahan baru berlangsung selama tiga bulan. Gila bukan?
Apa alasan si aktor berselingkuh padahal punya istri cantik, seksi, dan tentunya berdompet tebal? Belum siap menikah. Hanya karena merasa belum siap menikah, si aktor tersebut memilih untuk selingkuh.
Lalu apa yang harus dilakukan saat pernikahan baru seumur jagung, tapi pasangan kita malah berselingkuh? Balas dengan selingkuh juga? Oh tentu tidak Marimar! Jangan pernah menyiram rumah yang kebakaran dengan bensin dua liter.
Untuk itu,
1. Jangan Terburu Emosi
Bukan hanya menyebrang jalan, sikap saat tahu pasangan selingkuh pun harus hati-hati. Jangan langsung terbawa emosi saat tahu pasangan selingkuh. Tarik nafas dan dinginkan kepala dulu baru ambil tindakan.
Apabila kamu melihat dengan mata sendiri pasangan kamu selingkuh jangan langsung dilabrak. Amati dari jauh dan di kemudian hari coba saat kembali menemukan pasangan berselingkuh ambil foto dan video sebagai bukti.
Hal itu penting karena jika kamu menuduh pasanganmu tanpa bukti berupa foto dan video, kamu akan dianggap berbohong. Bukan tidak mungkin saat pasanganmu marah dituduh macam-macam, ia bakal main kasar.
2. Pulang ke Orang Tua
Tak perlu takut untuk kembali ke orang tuamu jika memang pasangan sudah terbukti berselingkuh namun masih mengelak dan ujungnya main tangan. Semarah-marahnya orang tua, mereka akan tetap kasihan dengan anak.
Biarkan orang tua tahu jika hubunganmu di yang seumur jagung itu ujung tanduk. Lebih baik mereka tahu dari mulutmu sendiri ketimbang suatu saat tahu dari orang lain. Percayalah itu lebih menyakitkan untuk orang tua.
Jika memang sudah terbukti secara nyata pasanganmu selingkuh jangan pura-pura tidak tahu dengan dalih agar hubunganmu baik-baik saja di mata orang lain. Yang tahu urusan luar dalam hubunganmu dengan pasangan adalah dirimu sendiri.
3. Ambil Sikap Tegas
Pura-pura tidak tahu pasangan berselingkuh atau menanggap jika hubunganmu baik-baik saja hanya akan membuatmu sakit lahir dan batin. Di hubungan yang sudah toxic ini nyatanya cuma kamu yang berjuang sendirian!
Ambil sikap tegas dengan meminta berpisah. Pernikahan baru setahun atau beberapa bulan saja dia sudah berani curang, bagaimana jika diteruskan? Ibarat noda pakaian, selingkuh ibarat noda berminyak. Sulit dihilangkan.
Pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Apabila pasanganmu menanggapnya main-main apalagi sampai membawa orang luar ke dalam hubunganmu, percayalah ia bukan seseorang yang bisa memberikan kebahagiaan. Ikhlas dan tinggalkan.
Penulis: Lukman A. (Talhah)