Masa lalu memang indah, tapi cukuplah jadi kenangan kecuali kalau kamu ingin membuat bom waktu. Sedikit rasanya ada orang yang pacaran sekali lalu menikah. Ya walau memang belum ada angka pastinya juga sih.
Tapi sebelum kamu menjalani biduk rumah tangga dengan pasanganmu saat ini, pasti pernah dong sekali dua kali berpacaran dengan orang lain? Entah itu waktu di sekolah, kuliah, tempat kerja, atau bertemu pas demo menuntuk kenaikan UMK.
Indahnya Cinta Monyet
Banyak orang bertemu dengan cinta pertamanya saat duduk di bangku sekolah. SMA misalnya. Ada yang bilang cinta pertama masa sekolah tak pernah terlupa sampai kapanpun. Jadi tak heran jika banyak film yang diangkat dari kisah kasih masa SMA.
Punya pacar waktu sekolah memanglah momen yang manis, penuh memori indah, sampai ya itu tadi, sulit dilupakan. Sampai-sampai ada lho yang memilih single dalam waktu lama demi bisa menikah dengan si cinta pertama.
Entah itu dengan mengajaknya menikah saat reuni SMA atau ekstremnya menunggu dia bercerai dengan pasangannya. Sebegitu besarnya pengorbanan demi bisa bersanding selamanya dengan cinta pertama.
Bom Waktu itu Bernama Cinta Pertama
Dibalik manis dan indahnya si cinta pertama, menghadirkan dia ke kehidupan rumah tanggamu dengan pasangan sama dengan membuat bom waktu. Cepat atau lambat hubunganmu bakal berantakan dan hancur berkeping-keping.
Berapa banyak rumah tangga yang hancur karena salah satu pihak selalu membanding-bandingkan dengan cinta pertama atau mantan kekasih. Entah itu tentang perhatiannya sampai ke pendapatan per bulan.
Mungkin perkataan yang disampaikan maksudnnya cuuma guyon semata, tapi memang kamu bisa baca hati dan pikiran pasanganmu saat itu juga? Bisa jadi pasanganmu menangkapnya dengan serius. Alhasil berakhir cemburu buta.
Mental Hancur karena Seseorang dari Masa Lalu
Saat kamu membanding-bandingkan atau bercerita tentang pencapaian mantan kekasih ke pasanganmu saat ini, percayalah bukan hanya membuat pasanganmu cemburu. Ada yang lebih dari itu dan efeknya fatal!
Entah kamu sadar atau tidak, menghadirkan mantan kekasih atau cinta pertama di kehidupan rumah tangga walau hanya lewat cerita akan membuat pasangan kita terpukul secara psikis. Dia akan menanggap dirinya tak berguna.
Mungkin dia akan diam dan menyimpannya sendiri karena khawatir jika diungkapkan malah berujung pertengkaran. Sama sepeti batu, jika rasa insecure itu ditumpuk terus dalam waktu lama akan jadi beban yang teramat berat.
Simpan saja Cerita Si Dia dari Masa Lalu, tak akan jadi Uang
Rasa tidak percaya diri dan bersalah akan terus menggelayuti pikiran pasanganmu. Tak pernah tahu sampai di titik mana dia bisa menanggungnya sendirian. Hanya bukan tidak mungkin, dia bakal berbuat nekat. Nekat seperti apa? Ya bisa kamu bayangkanlah.
Apa yang indah di masa lalumu, tak indah di masa sekarang orang lain. Ia mempersunting dirimu karena rasa cintanya yang begitu besar. Bukan dari berapa banyak mantan kekasih yang kamu punya.
Bisa jadi sang pasangan di masa lalu jauh lebih ‘berpetualang’ soal cinta dibanding kamu. Namun ia tutup yang tak perlu dibuka karena semata-mata ingin menghargaimu. Sudah sepantasnya kamu melakukan hal sama.
Berdamailah dengan Diri Sendiri
Bercerita soal mantan kekasih atau cinta pertama mungkin salah satu cara untuk mengubah pasangan menjadi pribadi si dia dari masa lalu. Jika benar begitu, entah kamu di pihak laki-laki atau perempuan. Asli, kamu egois!
Jika kamu sadar tak bisa memiliki si dia dari masa lalu, ya sudah berdama dan simpan dalam hati. Biarkan mantan kekasihmu bahagia dengan pilihannya dan kamu jalani hidupmu dengan pasangan sah saat ini yang akan menemani sampai akhir hayat.
Percayalah mengubah pasanganmu menjadi orang lain itu melelahkan dan tak akan ada ujungnya. Meski tak sama dengan mantan kekasih dulu, pasangan saat ini juga ingin membahagiakanmu…. dengan caranya.
Penulis: Lukman A. (Talhah)