Arti Cinta Sebenarnya bukan Soal Tinggal Bersama, Ini 3 Bukti jika Kamu Mencintai Dia dari Hati

Bagi sebagian pasangan banyak yang menanggap jika arti cinta sebenarnya adalah menikah lalu tinggal bersama. Sesimpel itu kah? Berbicara cinta artinya berbicara soal rasa. Sampai saat ini belum ada alat ukur yang dapat menentukan berapa besar atau kecil perasaan.

Jadi soal seberapa cinta kamu kepada pasangan sampai saat ini tidak pernah ada alat ukur pastinya. Termasuk soal tinggal bersama. Sah-sah jika pasangan memilih untuk tinggal bersama jauh dari orang tua. Terlebih jika rumah orang tua sempit dan sudah banyak isinya.

Arti Cinta Sebenarnya

Namun lebih dari itu ada hal yang membuktikan arti cinta sebenarnya tidak melulu soal tinggal bersama dalam satu rumah. Menikah, punya rumah dan tinggal bersama, lalu punya anak dalam kehidupan sosial jadi pembuktian bahwa kamu benar-benar mencintai dari hati.

Tapi apakah benar tinggal bersama dalam satu atap satu-satunya bukti konkrit jika kamu mencintai pasanganmu dari hati? Tidak sesederhana itu. Setidaknya ada 3 arti cinta yang menjadi bukti kuat jika kamu benar-benar mencintai dia dari hati.

Diantaranya?

1. Merelakannya dengan Orang Lain

Akhirnyaku menyerah. Merelakanmu dengannya. Sepenggal lirik lagu dari band yang tengah hits, For Revange dalam lagu Jakarta Hari Ini. Ya! Demi membuktikan arti cinta sebenarnya pada orang yang kamu cintai salah satunya dengan merelakan.

Cinta tidak harus memiliki. Ungkapan klise yang sering didengar. Baik itu dari teman sendiri maupun motivator yang tampil di layar televisi. Mungkin ada baiknya kamu merelakan pasanganmu dengan orang lain saat rumah tangga tidak bisa lagi terselamatkan.

Saat tidak ada lagi cinta walau setiap malam tidur di ranjang yang sama. Menikah bukan akhir dari perjalanan sebuah cinta. Barangkali menikah justru pintu gerbang dari banyak kisah hidup lannya.

Baca Juga  Apa Perbedaan Cinta dan Sayang?

2. Biarkan Dia Mengejar Cita-Cita    

Cinta juga bukan soal harus memiliki atau tidak. Lebih dari itu membiarkan pasangan bahagia dengan pilihannya. Percayalah. Keputusan untuk tinggal bersama bisa saja membuat pasangan tidak bahagia. Terlebih jika masih ada cita-cita yang harus dikejar.

Cobalah untuk mengerti dengan cita-cita dan tujuan pasangan yang mungkin sudah ia kejar, bahkan sebelum mengenalmu. Tidak ada salahnya mengambil keputusan untuk menjalani hubungan jarak jauh sebentar agar pasanganmu bisa meraih cita-citanya.

Baik itu bekerja ataupun melanjutkan pendidikan. Tidak pula ada gunanya ‘mengurung’ ia dalam rumah yang mungkin bagi pasanganmu justru adalah sangkar burung. Karena, setiap orang punya karakter masing-masing dalam berkembang.

3. Izinkan Bersama Orang Tua

Sadar tidak jika pasangan kita sejatinya sampai kapanpun adalah tetap seorang anak? Ya, ia masih memiliki orang tua. Entah itu lengkap atau hanya tinggal seorang. Karena merasa sudah memiliki, kadang ada salah satu pihak yang mengekang untuk bertemu orang tua pasangan.

Cobalah untuk turunkan ego saat pasanganmu ingin ke rumah orang tuanya. Biarkan ia pergi sejenak karena mungkin kamu sebagai pasangannya masih jauh dari sosok yang perhatian dan penyabar.

Atau semisal pasanganmu ingin tinggal bersama orang tua setelah menikah karena memang tinggal seorang. Biarkan saja. Biarkan pasanganmu berbakti dan menghabiskan masa-masa terakhir dengan orang tuanya.

Sekali lagi. Jangan hanya mementingkan diri sendiri membuat kamu jadi sosok yang jahat. Pribadi yang memisahkan orang tua dengan anaknya. Masih banyak hal yang bisa membuktikan arti cinta sebenarnya dari kamu untuk pasangan.

Namun seberapa banyak bukti, jika memang tidak tulus, tidak akan pernah berarti apa-apa bagi si dia.

Baca Juga  Rahasia Hubungan Bahagia di Tengah Dunia yang Serba Cepat

Penulis: Lukman A. (Talhah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *