Tanda Hubungan tidak Sehat

Hubungan yang tidak sehat, pasti terlihat dari cara dan perilaku seseorang dalam memulai, dan mengakhiri. Hubungan yang toxic, atau tidak sehat, pasti kelihatan, entah pertemanan atau hubungan yang lebih intim, dan kompleks. Semua akan terlihat jelas.

Jika hubungan sudah menandakan tidak sehat, lebih baik diperbaiki atau diakhiri, karena dampaknya bisa jangka panjang. Masalah mental lebih diutamakan, karena pikiran membawa andil yang besar bagi kehidupan kita. Berikut, adalah tanda-tanda hubungan tidak sehat, yaitu:

1. Tidak Menetapkan Batasan

Ternyata, dalam suatu hubungan butuh batasan, karena tidak semua diberikan kepada seseorang, kita butuh sendiri untuk menghandle diri kita sendiri. Membantu, menyayangi, dan lain sebagainya kepada orang, perlu batasan, agar kita menuju hubungan yang sehat.

2. Banyak yang tidak Menyetujui Hubungan Tersebut

Hubungan apapun itu, jika dirasa banyak yang menolaknya, otomatis pasti banyak penolakan dari orang-orang sekitar, entah secara tidak langsung atau langsung. Jangan diteruskan, jika kamu juga tidak nyaman. Jika tidak mau berubah dengan apa yang dipermasalahkan, kenepa dipertahankan?

3. Sering Merahasiakan Masalah Hubungan pada Orang Lain

Jadi, disaat kamu ada masalah dalam hubungan yang sedang kamu jalani, entah pertemanan, kekasih, keluarga, dan lain-lain, kamu lebih sering menutupi masalah tersebut terhadap orang-orang disekitarmu, apalagi yang ahli akan permasalahan hubungan malah kamu sembunyikan.

4. Sering Merasa Cemas dan Gelisah akan Hubungan

Jadi, hubungan yang sedang dijalani, terasa tidak jelas, seperti muncul rasa gelisah dan ragu-ragu (cemas berlebihan). Hubungan, seperti terancam kandas, sehingga kita takut untuk mengakhirinya, padahal belum tentu baik untuk kamu kedepannya.

5. Sering Merasa Dihakimi

Jadi, dalam hubungan, jika kita merasa dihakimi terlalu, dan terus menerus, pasti kita tidak akan tahan, dan malah bertanya-tanya mengenai hubungan apa yang sedang dijalani. Kadang, menyalahkan diri sendiri, padahal kita tidak salah, adalah suatu hal yang toxic.

Baca Juga  Tips Sukses Menjalani Hubungan Jarak Jauh

6. Berharap Pasangan Berubah

Bagi yang memiliki pasangan, dan berharap pasangan agar berubah berulang kali, adalah salah satu tanda bahwa kamu harus sudah pause atau stop dalam hubungan. Karena itu, bukanlah hubungan yang baik. Menuju hubungan yang sehat pun, sulit.

7. Tidak Aman secara Emosional

Jadi, jika kita sedang dekat dengan seseorang dan kita malah merasa tidak aman secara emosional, maka bisa dibilang hubungan itu tidak sehat. Dengan emosi yang tidak menentu setiap saat, dan bertepatan emosimu juga tidak sedang baik. Apakah itu yang dinamakan hubungan sehat?

8. Semakin Jauh dengan Orang-orang Positif

Jadi, jika kamu merasa semakin jauh dengan orang-orang tersayang atau positif, maka bisa dibilang itu hubungan yang tidak sehat. Jadi, indikasinya semakin jauh dengan orang-orang positif. Bisa dibilang, kit akan kehilangan arah jika kita memilih orang yang seperti itu.

9. Kehilangan Kebahagiaan sampai Krisis Kepercayaan

Hubungan yang toxic, ditandai dengan tidak ada rasa bahagia dalam hubungan tersebut. Jangan dilanjutkan, jika hidupmu terasa tidak menyenangkan, malah tidak bahagia, dan hilang rasa kepercayaan diri. Karena, itu berkaitan dengan hidupmu di mata orang dan dirimu sendiri.

10. Tidak Suka saat dengan Orang Tersebut

Pada akhirnya, jika sudah pada tahap yang menjemukan, maka yang namanya hubungan ini akan diakhiri. Salah satunya, tidak akan suka jika bertemu orang itu lagi, karena sudah ketahuan hubungannya tidak sehat. Jadi, sudah di tahap mati rasa.

Selain di atas, masih banyak tanda-tanda yang bisa mengindikasikan, bahwa hubunganmu tidak sehat, diantaranya saat bersama dia, kita tidak senang. Kemudian, kita tidak jadi diri sendiri, banyak makan hati, hilang rasa intim (kedekatan), hilang rasa percaya, mudah cemburu kepada pasangan.

Baca Juga  Tips Mengelola Konflik dengan Pasangan secara Efektif

Selain itu, tidak bisa memaafkan seseorang, pasangan posesif, tidak ada keterbukaan satu sama lain, memergoki pasangan selalu berbohong, cenderung mengalami depresi, adanya kekerasan fisik, maupun verbal, suka menekan dengan menyalahkan kita, dan lain sebagainya.

Kita sampai tahap mana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *